Wahana Guru Berbagi Informasi Pendidikan

Literasi Guru

Kemampuan guru dalam meningkatkan dan mengembangkan potensi diri melalui kualitas pengetahuan dan ketrampilan secara terarah dan terukur - diyanshodik.blogspot.com

Literasi Siswa

Serangkaian kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan dan kecapakan dengan kemampuan untuk mengidentifikasi, menentukan, menemukan, mengevaluasi, menciptakan secara efektif dan terorganisasi, menggunakan dan mengomunikasikan informasi untuk mengatasi berbagai persoalan - diyanshodik.blogspot.com

Literasi Informasi

Kemampuan untuk mengetahui kapan ada kebutuhan untuk informasi, untuk dapat mengidentifikasi, menemukan, mengevaluasi, dan secara efektif menggunakan informasi tersebut untuk isu atau masalah yang dihadapi.

Literasi Nasional

Upaya untuk memperkuat sinergi antarunit utama pelaku gerakan literasi dengan menghimpun semua potensi dan memperluas keterlibatan publik dalam menumbuhkembangkan dan membudayakan literasi di Indonesia.

Literasi Sekolah

Upaya menumbuhkan budi pekerti siswa yang bertujuan agar siswa memiliki budaya membaca dan menulis sehingga tercipta pembelajaran sepanjang hayat.

June 14, 2019

Chilya Fuadina Sayrozi, Putri Almaghurlah KH. Agus Imam Saerozi

Sebelum mengenal lebih jauh siapa yang menjadi sosok penerus KH. Saerozi dengan nama lengkap KH. Agus Imam Saerozi sejak sepeninggal beliau yang merupakan salah satu ulama' nyentrik dan kharismatik di wilayah Kabupaten Lamongan yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Muta'alilimin Desa Moropelang, Kecamatan Babat. 

Namun sebelum kita bahas lebih jauh, mari kita kirimkan Surat Al-Fatihah sebagai pengingat atas jasa-jasa, tausiyah, dan ilmu-ilmu yang telah beliau syiarkan kepada kita semua, semoga beliau mendapat predikat “fiddunya hasanatan wafil akhirati hasanatan waqina ‘azabannar” dan ditempatkan bersama ulama'-ulama di tempat terindah di surga. Aamiin-Aamiin-Aamiin Yaa Rabbal Alamiin. Al-Fatihah.

Sosok KH. Agus Imam Saerozi 

Nampak kesabaran dan keikhlasan terlihat jelas dalam diri KH. Agus Imam Saerozi (tutur Neng Chilya Fuadina Sayrozi), sopannya, santunnya, kemasyarakatannya, tausiyah-tausiyahnya dan masih banyak yang tidak bisa diuangkapan ada dalam diri beliau. 

Yai Saerozi. Sapaan akrab beliau di kalangan santri, guru dan masyarakat sekitar, dalam kondisi apa, bersama siapa dan bagaimana, beliau mampu menempatkan diri manakala sebagai mubaligh, muallim, murabbi, mudarris, muaddib, dan mursyid. “Hablum minallah dan hablum minannas” menjadi gambaran yang jelas sebagaimana yang dituturkan oleh handai taulan dan orang-orang yang kenal dengan beliau apalagi penuturan masyarakat di sekitar wilayah moropelang.

Tahu Sebelum Terjadi

Entah karomah atau apa yang dimiliki dalam diri beliau (Yai Saerozi) “weruh sak durunge winarah” kata orang jawa yang artinya “tahu sebelum terjadi” sebagaimana penuturan Neng Chilya yang berhasil disimpulkan oleh Admin guruliterasi.com.

Entah bagaimana, dalam penuturan Neng Chilya berkata : “Sebelum Abah kapundhuut, Abah sudah membentuk dan menyiapkan tim 9 (sembilan) yang amanah, yang merupakan santri dan alumni dari Pondok Pesantren Roudlotul Muta'alilimin yang sudah berkeluarga”.

Tim 9 (sembilan) yang dibentuk dan disiapkan oleh almarhum manakala masih hidup bertujuan untuk mengurus pondok membantu Kyai ketika ditinggal “ngaos” diluar dan membantu mengurus santri. Neng Chilya juga menuturkan “Jika suatu saat Abah kapundhut dan anak-anaknya belum ada yang siap, maka untuk sementara waktu, Pondok Pesantren Roudlotul Muta'alilimin di kelola oleh tim 9 sambil menunggu generasi penerus yang siap memangku”.

Sontak saja, ini yang membuat Admin guruliterasi.com merasa kaget, terenyuh dan tergetar hati merinding, mendengar atas apa yang diucapkan oleh Neng Chilya. Sampai sebegitu detailnya beliau mempersiapkan segala sesuatunya. Memang, ajal adalah ketentuan Allah SWT, namun Kyai Saerozi betul-betul sudah mempersiapkan segala sesuatu jauh sebelumnya.

KH Agus Imam Saerozi alm, meninggalkan satu istri dan tujuh orang anak dan anak pertama beliau seorang perempuan yang bernama Chilya Fuadina Sayrozi atau Neng Chilya. (sebutan Neng atas anak perempuan seorang Kyai).

Chilya Fuadina Sayrozi

Chilya Fuadina Sayrozi, Putri Almaghurlah KH. Agus Imam Saerozi
Sepeninggal Abahnya dan diantara kalangan masyarakat sekitar, Neng Chilya adalah sosok penerus mubalighot yang dianggap pas dan mampu dalam melanjutkan dakwah dan syiar Islam.

Melihat santri-santri yang ada di pondok berasal dari beberapa tempat, seperti: Surabaya, Sarang, Jatirogo dan daerah-daerah lain di wilayah Jawa Timur dan Lamongan sendiri, yang paling jauh berasal dari Jakarta dan Sumatra. Akan tetapi beliau berkata belum siap dan belum mampu mengampu pondok, karena santri-santri yang ada banyak sekali dari laki-laki, sehingga menunggu simah dulu. katanya. 

Meski masih muda, beliau ternyata sudah banyak mengisi pengajian di beberapa tempat di wilayah Kabupaten Lamongan., bahkan beliau juga pernah mengisi tausiyah di Surabaya, Jatirogo dan Sarang ketika membadali Abahnya yang tidak bisa hadir. Tutur kata, gaya logat, model ceramah yang beliau sampaikan sangat mirip sekali dengan abahnya. "Koyo bapak e yow" kata orang Lamongan.

Melihat dan mendengar ia ketika berceramah memberikan tausiyah, seperti melihat dan mendengar Kyai Saerozi. Kharismatik beliau ternyata temurun ada dalam diri Chilya Fuadina Sayrozi, tutur kata yang lembut, sopan, santun mencerminkan apa yang yang ada dalam diri abahnya.

Di wilayah Kabupaten Lamongan sendiri, baru kali ini Admin guruliterasi.com melihat sesosok da'i atau mubalighot perempuan dan pernyataan ini juga ditandaskan oleh beberapa orang di antara lapisan masyarakat sekitar ketika beliau mengisi pengajian atau tausiyah.

Chilya Fuadina Sayrozi Saerozi
Sebelum fokus ke Pondok Pesantren Roudlotul Muta'alilimin, beliau (Neng Chilya) ini mengenyam pendidikan dan menimba ilmu di Langitan Tuban Jawa Timur selama kurang lebih 9 tahun dan saat ini tujuan beliau adalah berkhidmah kepada almarhum untuk meneruskan pondok pesantren yang sudah dibangun oleh abahnya.

Tujuan pribadi beliau yang lain saat ini yaitu ingin tetap terus belajar dan menimba ilmu sebanyak-banyaknya dan beliau juga ingin menjadi diri pribadi seperti Abahnya yang selalu tetap bersyukur.(*)

*) Diyan Shodik Nurhadi H, S.Pd Guru SD Negeri Bantengputih Kecamatan Karanggeneng Kabupaten Lamongan, HP : 082234564000.
Share:

Download Buku Tes CPNS dan Pembahasan Tahun 2019

Bagi sebagian orang, menjadi seorang CPNS apalagi PNS adalah impian banyak orang. Tetapi langkah awal untuk bisa masuk harus melalui tes terlebih dahulu.

Tak bisa kita pungkiri, hal tersebut nampak terlihat dengan jelas ketika ratusan hingga ribuan atau bahkan hingga ratusan ribu orang mendaftar dan rela bersaing untuk lolos dan lulus tes CPNS, meski yang diterima harus sesuai dengan jumlah kuota yang ada, itupun menyesuaikan dengan jumlah kebutuhan di tiap-tiap instansi.

Sah-sah saja orang tersebut bermimpi, tinggal bagaimana seseorang tersebut mewujudkannya. Namun untuk mewujudkan impian tersebut pastinya butuh akan bimbingan, baik itu guru maupun bahan dan sumber belajar.

Diperlukan kegigihan, keuletan, dan tekad untuk belajar lebih giat agar seseorang tersebut dapat mengikuti tes masuk menjadi CPNS (calon pegawai negeri sipil) dan PNS (pegawai negeri sipil) sesuai dengan apa yang diimpikan.

Dengan mendownload buku tes cpns dan pembahasan yang ada, maka para peserta dapat mempersiapkan diri lebih awal untuk tetap dan terus mengasah kemampuan yang dimilikinya.

Download Buku Tes CPNS dan Pembahasan

Melalui buku tes CPNS dan pembahasan Tahun 2019 yang admin guruliterasi.com peroleh dari infonyacpns.blogspot.com. Admin akan membagikan informasi tersebut agar calon-calon peserta dapat belajar lebih giat agar bisa lolos menjadi CPNS hingga PNS.

Isi buku tes CPNS dan pembahasan Tahun 2019 yang ada terdapat panduan lengkap tes CPNS berupa Modul Resmi SKD (Seleksi Kemampuan Dasar) + SKB (Seleksi Kemampuan Bidang) CAT ASN/CPNS 2018/2019.

Mengacu pada tahun sebelumnya, pelaksanaan tes sudah tidak lagi menggunakan paper test, yaitu berupa lembar kertas dan pensil namun sudah berbasis CAT yakni Computer Assisted Test, sistem ujian yang dilaksanakan secara online berupa komputer.

Buku tes CPNS dan pembahasan Tahun 2019 yang berupa modul resmi, juga dilengkapi dengan kisi-kisi tes CPNS dan juga disertai ringkasan materi berupa : Materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Kompetensi Profesional (TKP).

Latihan soal pada buku tes CPNS dan pembahasan ada disertai dengan pembahasan sesuai dengan soal yang dibahas, begitu pula dengan Materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU) dan Tes Kompetensi Profesional (TKP) juga ada didalamnya.

Download buku tes CPNS dan pembahasan Tahun 2019 yang admin peroleh dari sumbernya dan semoga, dengan adanya buku tes dan pembahasan dapat membantu calon-calon peserta dalam belajar untuk dapat lolos menjadi CPNS hingga menuju PNS.
Share:

Contact Form

Name

Email *

Message *

hosting indonesia