Wahana Guru Berbagi Informasi Pendidikan

February 22, 2019

6 Trik Membedakan Berita Hoaks dan Fakta

Tak dapat dipungkiri dengan berkembangnya informasi yang semakin cepat, apalagi masing-masing pemilik gawai yang dulunya menggenggam hp jadul dan sekarang banyak pengguna yang beralih ke gadget-gadget terbaru dengan Andro nya, meski banyak juga siieh yang masih menggunakan hp polyphonic.

Berkembangnya informasi dunia digital maka banyak pula komunitas group terbangun, entah itu share cerita inspiratif atau bahkan berita terbaru dan yang masih hangat dibagikan dalam sebuah group atau bahkan di screenshot lalu di jadikan foto profil untuk dijadikan update status di wall masing-masing pengguna.

Sebenarnya sieh, nggak semua informasi yang di bagikan itu benar 100 % apalagi kalau tajuk berita itu malah berisi hoaks yang gak jelas. Nah, untuk mengetahui itu semua alangkah baiknya kita perlu mengetahui dan mewaspadai untuk bisa menilai dan memilah mana informasi atau berita yang dianggap benar atau palsu.

Berikut ada 6 trik membedakan berita hoaks dan fakta.

  1. Nama blog atau web yang enggak jelas.
    Sebelum membaca berita, alangkah baiknya kita mengetahui nama blog atau situs terlebih dahulu, jika jelas maka lanjutkan membaca namun jika merasa tidak jelas maka lebih baik abaikan saja sebelum melanjutkan membaca berita atau informasi tersebut. 
  2. Bentuk judul.
    Sebagai pembaca dan penikmat berita yang baik, cara langkah kedua ini dengan mengetahui berita tersebut melalui judul, entah itu isu, sara, provokatif atau memang berita yang benar-benar ada nyata dan fakta. 
  3. Tanggal berita.
    Biasanya pada artikel yang ditampilkan, terdapat tanggal yang bisa menjadi bahan, kapan berita tersebut keluar.
  4. Cek isi berita melalui berbagai sumber media
    Ketika sedang membaca berita, pembaca jangan mudah percaya begitu saja isi dari satu sumber berita, namun pastikan dulu kejelasan isi berita tersebut agar bisa membedakan mana isi berita yang hoaks atau enggak. 
  5. Adanya foto atau video.
    Ok sahabat Guru Literasi, dari 1, 2, 3 dan 4 diatas. Tahap ke lima adalah adanya foto atau video yang dijadikan sumber berita, dimungkinkan foto atai video tersebut bukan terkait dari isi sesuai dengan berita tapi peristiwa lama atau beda konteks dari isi berita yang dimuat. 
  6. Adanya nama penulis.
    Pastikan ada nama penulis yang tercantum. Hal ini karena si penulis lah yang bertanggung jawab penuh tentang isi berita yang dimunculkan. Nah! Bagaimana kalau nggak ada? Ini yang patut diragukan, karena enggak ada yang jadi penanggung jawab dari isi berita tersebut.
Dari 6 trik membedakan berita hoaks dan fakta tersebut di atas, kita sebagai pembaca perlu berhati-hati dalam menikmati berita, hendaknya membaca secara keseluruhan dan runtut mulai awal hingga akhir. “Jangan termakan oleh judul” sebelum di share atau dibagikan secara umum atau ke dalam group-group tertentu. Yuk, cermat dan cerdas ketika membaca isi berita dengan 6 trik membedakan berita hoaks dan fakta.

*) Diyan Shodik.
Guru SD Negeri Bantengputih Kecamatan Karanggeneng.

Share:

2 comments:

Terima kasih atas kunjungannya. Apakah tulisan di atas bermanfaat? Silahkan tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan. Komentar yang bersifat spam dan mengandung sara, mohon maaf akan kami hapus.

Kabar Terkini

Aplikasi Dapodikdasmen V 2020 Siap Rilis Awal Agustus 2019

Contact Form

Name

Email *

Message *

hosting indonesia