Wahana Guru Berbagi Informasi Pendidikan

April 25, 2019

Lomba Jurnalistik, 1 dari 3 Lomba Yang di Gelar Oleh Kemendikbud Tahun 2019

Lomba Jurnalistik, 1 dari 3 Lomba Yang di Gelar Oleh Kemendikbud Tahun 2019
Lomba Penulisan Jurnalistik Pendidikan Keluarga merupakan 1 (satu) dari 3 (tiga) lomba yang di gelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga selaku pelaksana.

Lomba jurnalistik pendidikan keluarga yang diselenggarakan merupakan ajang sebuah kompetisi karya jurnalistik yang harapan besarnya untuk diikuti oleh jurnalis dan masyarakat untuk menyebarluaskan informasi tentang literasi keluarga.


Tema yang diangkat dalam lomba ini adalah “Budaya Literasi Keluarga (BuLiKe)”. Karya jurnalistik yang ditulis bisa disesuaikan dengan peringatan hari besar tertentu yang terkait dengan keluarga dan literasi, misalnya Hari Pendidikan Nasional, Hari Keluarga Nasional, Hari Anak Nasional, Hari Aksara Internasional, dan peringatan hari lainnya yang relevan.



Untuk mengikuti Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun, peserta harus melakukan registrasi melalui laman resmi Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/) pada kanal Lomba Pendidikan Keluarga sejak tanggal 15 April s.d 30 September 2019.

Tulisan diterbitkan di media massa cetak (koran, tabloid, majalah) atau media daring pada periode 15 April s.d 30 September 2019, untuk nominasi pemenang akan diumumkan pada tanggal 25 Oktober 2019 dan dapat dilihat melalui laman resmi Pembinaan Pendidikan Keluarga (https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/). Penerimaan hadiah akan diberikan pada kegiatan Apresiasi Pendidikan Keluarga pada bulan November 2019.
Baca informasi terkait:
Lomba Penulisan Jurnalistik Pendidikan Keluarga terbagi menjadi 2 (dua) kategori yang dilombakan, yakni:
  • Kategori Opini
  • Kategori Feature
Kategori Opini
Opini yang diharapkan merupakan jenis tulisan yang berupa pendapat dari sudut pandang penulis sendiri dan tidak membutuhkan sebuah penelitian, sehingga para penulis lebih bebas untuk mengungkapkan pendapat-pendapatnya sendiri berdasarkan kemampuan ataupun pengalaman yang dimiliki. Tulisan opini hanya berdasarkan pendapat dari penulis sehingga tidak bisa dijadikan sebagai informasi yang akurat atau bukanlah fakta. Pendapat setiap orang tentu saja berbeda-beda sehingga tulisan opini bersifat dinamis dan bisa saja benar atau salah tergantung bukti dan
fakta.

Kategori Feature
Tulisan feature lebih mengarah pada fakta atau peristiwa yang sedang menjadi hot topik dan lebih mengarah pada hal-hal yang disukai pembaca. Biasanya feature membahas tentang hal-hal seperti isu politik, tokoh, sejarah, tempat wisata, ekonomi dan budaya. Bentuk tulisan feature lebih santai dari tulisan lainnya serta memberikan hiburan bagi para pembaca. Pada penutup tulisan, diberikan kesimpulan mengenai alasan atau sebab akibat tentang tema yang dibahas sehingga informasi yang disampaikan menjadi semakin jelas; Literasi keluarga adalah upaya penguatan pemahaman tentang pentingnya literasi, dalam bentuk penyediaan bahan bacaan, dan kegiatan literasi lainnya dalam keluarga.

Ketentuan Lomba
Ketentuan Lomba Penulisan Jurnalistik Pendidikan Keluarga terinci sebagaimana berikut:
  1. Lomba dibagi menjadi 2 kategori, yakni Feature dan Opini.
  2. Kategori Feature diperuntukkan bagi jurnalis.
  3. Kategori Opini dapat diikuti oleh jurnalis dan masyarakat umum.
  4. Tulisan harus sesuai dengan tema dan telah dipublikasikan di media yang terverifikasi dewan pers (https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers).
  5. Peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) naskah utama untuk diikutsertakan dalam lomba.
  6. Peserta dapat menyertakan naskah lainnya yang relevan sebagai penilaian portofolio yang telah dipublikasikan selama tahun 2019.
  7. Tulisan yang diikutsertakan dalam lomba bersifat aktual, bernilai, inovatif, kekinian, tidak mengandung unsur SARA dan pornografi.
  8. Tulisan yang diikutsertakan dalam lomba belum pernah dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba sejenis.
  9. Tulisan bersifat orisinal, tidak melanggar hak kekayaan intelektual pihak manapun.
  10. Tulisan yang diikutkan pada lomba menjadi milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  11. Peserta tidak dipungut biaya dalam mengikuti lomba ini.
  12. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dibebaskan dari tuntutan pihak ketiga dan konsekuensi hukum atas tulisan yang dikirimkan peserta.
  13. Keputusan Dewan Juri bersifat mengikat dan tidak dapat diganggu gugat.
  14. Lomba tidak dapat diikuti oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kemendikbud.
  15. Panjang tulisan minimal 750 kata.
  16. Lomba tidak dapat diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendikbud.
  17. Peserta yang mengikuti perlombaan ini dianggap setuju dengan semua syarat dan ketentuan. Apabila di kemudian hari ditemukan pelanggaran terhadap syarat dan ketentuan di atas, maka dewan juri berhak melakukan diskualifikasi.



Hadiah untuk Pemenang

Pemenang lomba jurnalistik akan mendapatkan plakat, seritifikat, serta uang tunai dengan total hadiah sebesar Rp. 107.000.000,- dengan rincian sebagai berikut:

  1. Kategori FEATUREPemenang I : Rp. 15.000.000.
    Pemenang II : Rp. 12.000.000.
    Pemenang III : Rp. 10.000.000.
    Pemenang Harapan : 7 orang @Rp. 5.000.000,
  2. Kategori OPINIPemenang I : Rp. 15.000.000.
    Pemenang II : Rp. 12.000.000.
    Pemenang III : Rp. 10.000.000.
    Pemenang Harapan : 7 orang @Rp. 5.000.000.

Pedoman Lomba Jurnalistik
Pedoman Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019 yang dapat di unduh semoga menjadi panduan bagi peserta lomba. Dengan demikian para jurnalis dan masyarakat umum mengetahui mekanisme lomba dan penilaiannya.

Semoga Lomba Jurnalistik Pendidikan Keluarga Tahun 2019 berjalan lancar dan mencapai
hasil yang memberikan manfaat untuk masyarakat luas.


Share:

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungannya. Apakah tulisan di atas bermanfaat? Silahkan tinggalkan komentar dengan bahasa yang baik dan sopan. Komentar yang bersifat spam dan mengandung sara, mohon maaf akan kami hapus.

Contact Form

Name

Email *

Message *

hosting indonesia